ADMINISTRASI SERVER
INSTALL LINUX UBUNTU SERVER &
WORDPRESS
A.
Alat dan bahan :
·
Komputer
1 unit
·
Kabel
UTP / Wireles LAN
·
Operating
System Windows / Linux Gui
·
Aplikasi
VirtualBox
·
File
ISO Operating System (Linux ubuntu) server
·
Aplikasi
Putty
·
Aplikasi winscp
·
Aplikasi
blog wordpress ( download di www.wordpress.org
) untuk linux versi terbaru.
B.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
·
Berdo’alah
sebelum memulai kegiatan belajar.
·
Gunakan
alas kaki yang terbuat dari karet untuk menghindari aliran listrik ketubuh
(tersengat listrik)
·
Letakkan
peralatan dan bahan pada tempat yang aman.
·
Bacalah
dan pahami petunjuk praktikum pada setiap lembar kegiatan belajar.
Berikut ini adalah langkah - langkah penginstalan ubuntu
pada virtualbox. Ketika awal penginstalan ubuntu pada virtualbox ada langkah -
langkah yang harus anda lakukan :
1.
Tentukan Nama Ubuntu yang akan anda instal dan
kemudian klik " Lanjut " seperti gambar dibawah ini :
2.
Kemudian tentukan ukuran memory yang anda ingin
kan disini saya membuat ukuran 1024 MB anda bisa menentukannya sendiri dan klik
" Lanjut " Seperti gambar dibawah ini :
3.
Lalu pilih create a virtual hard disk now, lihat
gambar :
4.
Kemudian pilih VDI ( Virtualbox disk image ) dan
klik " Lanjut " :
5.
Kemudian pilih dialokasikan secara dinamik dan
klik " Lanjut " :
6.
Kemudian anda tentukan dimana letak penginstalan
ubuntu tersebut dan tentukan juga berapa besar hard disk yang anda ingin kan di
sini saya membuat hard disk sebesar 12 GB bisa lihat gambar dibawah ini :
7.
Setelah selesai sekarang saatnya kita lakukan
langkah yang berikutnya dengan memilih setting/pengaturan pada Virtualbox anda,
Lalu pilih penyimpanan untuk memasukkan File ISO ubuntu anda. Setelah
Penyimpanan anda pilih network/jaringan dimenu adaptor 1 pilih " NAT
" dan atur portnya. Semua keterangan diatas bisa di lihat pada gambar
berikut :
8.
Klik mulai
9.
Memilih Bahasa Menu InstalasiSetelah proses dari
Virtualbox Selesai, langkah pertama instalasi adalah memilih bahasa untuk menu
instalasi pada tutorial ini saya memilih bahasa defaul yaitu bahasa inggris :
10.
Menu instaler ubuntu server
Setelah anda memilih bahasa yang
akan anda gunakan pada saat instalasi anda akan pada menu utama dan
pilih Install Ubuntu Server kemudian " Enter "
11.
Memilih bahasa untuk instalasi dan sistem
Pada tahap ini kita akan kembali
memilih bahasa. kalau sebelumnya bahasa hanya digunakan untuk menu awal
instalasi, pilihan bahasa kali ini akan digunakan untuk proses instalasi
selanjutnya dan juga pilihan bahasa ini akan dijadikan bahasa defaul sistem
yang akan kita instal. kita pilih bahasa yang sama yaitu Bahasa Inggris :
12.
Memilih Lokasi
Pada pemilihan lokasi ini anda
bisa memilih lokasi saat ini, atau lokasi server. Apabila lokasi server tidak
sama dengan lokasi tempat anda berada anda bisa memilih salah satu di
antaranya
13.
Deteksi Keyboard
Langkah selanjutnya ialah
mengatur Layout dari keyboard kita. Karena keyboard indonesia tidak memiliki
karakter khusus, jadi pilih " No " untuk pertanyaan Detect Keyboard
Layout seperti gambar di bawah ini:
14.
Memilih asal keyboard
Beberapa negara memiliki beberapa
layout keyboard yang berbeda. Dibagian ini kita memilih asal keyboard yang kita
gunakan. Besar kemungkinan anda tidak perlu mengganti pilihan bagian ini, anda
bisa menggunakan pilihan defaul English (US)
15.
Memilih Layout Keyboard
Dibagian ini anda bisa layout
keyboard yang ingin anda gunakan. Sangat besar kemungkinan anda tidak butuh mengganti
bagian ini dan memilih defaul yaitu English (US)
Setelah memilih dan konfigurasi
keyboard yang sesuai dan menekan tombol " Enter ", Selanjutnya
instalasi akan dilanjutkan dengan proses Detecting Hardwere dan loading
komponen tambahan dari sistem kita
16.
Setelah proses loading selesai maka pilih "
Do not configure the network disk time "
17.
Kemudian saatnya konfigurasi jaringan server
kita. Yang pertama harus diatur adalah nama host untuk server kita. Untuk kali ini
kita pakai nama " imam" ini nama saya anda bisa membuatnya dengan
nama sendiri untuk hostname server. Silahkan lihat gambar di bawah ini:
18.
Kemudiaan saatnya kita tambahkan user yang akan
kita gunakan untuk management server kita. Yang pertama harus masukkan nama
lengkap dan usernya misalkan pada contoh saat ini saya pakai " imam rosadi".
Kalau dibagian ini boleh pakai spece namanya karena hanya Comment/keterangann
saja.
19.
Setting Password
Setting pasword untuk user yang
sudah anda buat sebelumnya.
20.
Masukkan ulang password
Konfirmasi ulang password yang
anda masukkan sebelumnya untuk memastikan bahwa paaword yang anda masukkan
sesuai.
21.
Enkripsi Direktori Home
Enkripsi disk akan menambah
keamanan data pada sistem anda, apabila banyak data penting dan rahasia atau
anda berada di industri yang sangat regulasi seperti keuangan atau perbankan
sangat mungkin anda butuh mengenkripsi direktori home sistem anda. cek juga
regulasi industri anda bisa jadi enkripsi home sistem diharuskan oleh peraturan
dan pemerintah.
22.
Konfigurasi partisi :
Pilihan ini
adalah MANUAL karena kita akan mendefinisikan partisi sendiri.
23.
Kemudian pilih hard disk (HD) yang mau
di-partisi, karena di dalam virtual cuma ada 1 HD yang di kenali Lalu tekan
" Enter ".
25.
Kemudian pilih “Create a new partition”.
26.
Untuk ukuran partisinya saya buat 10 GB.
28.
Kemudian pilih lokasi dimana kamu mau meletakkan
partisi ini didalam Hard disk, Lalu pilih beginning saja.
29.
Kemudian membuat partisi yang kedua dengan
memilih free space kembali
32.
Kemudian pilih Beginning kembali
33. Selanjutnya kamu diminta nentuin jenis file sistem yang akan dipakai. Kalau di ubuntu banyak pilihannya. Karena yang akan dibuat sekarang untuk swap maka pilih " Swap Area " dipilihan " Use As ". Ext4 jurnaling diganti dengan swap area lihat gambar untuk jelasnya:
34. Setelah itu pilih "Done setting" untuk menyelesaikan partisi kedua
34. Setelah itu pilih "Done setting" untuk menyelesaikan partisi kedua
35.
Jika sudah benar dan sudah pasti partisinya
tinggal pilih " Finish partitioning and write changes to disk ".
nanti akan timbul langkah berikutnya apakah anda yakin untu menyimpan perubahanyang
anda buat..? jawab saja Yes.
37.
Lalu akan diminta untuk setting update sistem
kita. Apakah ingin diupdate otomatiis atau secara manual, maka pilih saja
" No automatic update " karena kita tidak selalu online :
38.
Selanjutnya kamu diminta untuk menentukan Server
yang nantinya kana dijadikan Server apa. Jangan pilih semua
40.
Dan akhirnya proses instalasi Ubuntu server
14.04 pun Selesai pilih Continue.
43.
Cek
koneksi jaringan dengan IP Gateway.
45.
Tampilkan
isi file dan catat /etc/network /interfaces
46.
Pakai
komputer lain yang satu jaringan, cek koneksi dengan server anda, dan bwosing
server anda panggil dengan alamat IP, perhatikan apa yang muncul.
47.
Pastikan
sudah terkoneksi dengan internet, lanjutkan perintah berikutnya :
49.
Perintah
instal web server ( https://help.ubuntu.com/14.04/serverguide/httpd.html )
- sudo apt-get install apache2
- Perintah menjalankan webserver ( sudo service apache2 start)
- Perintah menjalankan ulang webserver ( sudo service apache2 restart)
- Perintah menghentikan webserver ( sudo service apache2 stop )
- Pakai komputer lain yang satu jaringan, cek koneksi dengan server anda, dan bwosing server anda panggil dengan alamat IP(192.168.2.3:8080), perhatikan apa yang muncul.
·
sudo
apt-get install php5-mysql
·
Perintah
menjalankan ulang webserver (
sudo service apache2 restart)
55. Buat file dengan nama phpinfo.php disimpan
di /var/www/html , isi file sebagai berikut:
<?php
phpinfo();
56. Pakai komputer lain yang satu
jaringan, cek koneksi dengan server anda, dan bwosing server anda panggil
dengan alamat IP, perhatikan apa yang muncul. ( http://192.168.2.3:8080/phpinfo.php
).
·
Perintah menjalankan ulang mysql-server ( sudo service mysql restart)
·
Perintah
menghentikan mysql-server ( sudo
service mysql stop )
·
sudo
apt-get install phpmyadmin
59.
Pakai
komputer lain yang satu jaringan, cek koneksi dengan server anda, dan bwosing
server anda panggil dengan alamat IP, perhatikan apa yang muncul. ( http://IP-Server/phpmyadmin ).
·
sudo nano /etc/apache2/sites-available/wordpress.conf
Alias /blog /usr/share/wordpress
<Directory /usr/share/wordpress>
Options FollowSymLinks
AllowOverride Limit
Options FileInfo
DirectoryIndex index.php
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
<Directory /usr/share/wordpress/wp-content>
Options FollowSymLinks
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
·
sudo service apache2 restart
·
sudo nano /etc/wordpress/config-localhost.php
<?php
define('DB_NAME',
'wordpress');
define('DB_USER',
'wpuser');
define('DB_PASSWORD',
'wp123');
define('DB_HOST',
'localhost');
define('WP_CONTENT_DIR',
'/usr/share/wordpress/wp-content');
?>
61. Menyiapkan data mysql untuk blog wordpress :
mysql -u root
-p (masuk aplikasi mysql)
(masukkan password root mysql ingat saat instaal password mysql)
CREATE DATABASE wordpress; (membuat database
mysql wordpress)
CREATE USER wpuser@localhost IDENTIFIED BY 'wp123'; (membuat user
mysql)
GRANT ALL PRIVILEGES ON wordpress.* TO wpuser@localhost;
FLUSH PRIVILEGES;
62.
Mengubah file localhost.php menjadi Ip
64. Lakukan pengembangan blog.
Untul lebih jelasnya lihat tutorialnya di youtube
OooOOOooo
sumber:




































































































Tidak ada komentar:
Posting Komentar